HARTA KITA SESUNGGUHNYA
Minggu, 14 Juli 20130 komentar
Merupakan suatu nikmat dan kebahagiaan yang patut disyukuri apabila kita diberikan oleh Allah kecukupan hidup dan harta di dunia disamping nikmat di atas Iman,,
Perhatikanlah hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Sa’id bin Abi Hind dari Isma’il bin Muhammad bin Sa’d bin Abi Waqqosh رضي الله عىه, Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda :
((أربع من السعادة : المرأة الصالحة والمسكن الواسع والجار الصالح والمركب الهنيء))
"Empat perkara yang merupakan bagian dari kebahagiaan, yaitu wanita (istri) yang shalihah, tempat tinggal yang luas/ lapang, tetangga yang shalih, dan tunggangan (kendaraan) yang nyaman." (HR. Ibnu Hibban dari Adalam Al-Mawarid hal. 302, dishahihkan Asy-Syaikh Al Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah no. 282)
Tapi sadarkah kita, kebahagiaan itu akan berhenti dan harta yang kita miliki itu akan berpisah dengan kita, ketika umur kita habis. Harta yang kita miliki itu akan menjadi milik orang lain,, Diambil secara sukarela, atau menjadi obyek perselisihan antar anggota keluarga,,,
Dimanakah harta kita sesungguhnya ?
Harta yang kita infakkan/sedekahkan, atau kita belanjakan dalam keridloan Allah, itulah harta kita yang sesungguhnya, milik kita selamanya,,, Meskipun tidak terlihat ada di tangan kita dan berada di tangan orang lain, tapi ia bersama kita saat kita hidup, saat kita wafat bahkan ketika kita di hidupkan kembali,,
Betapa sedihnya orang yang memiliki harta, terlena dengan hartanya sampai ajal menjemput,, Di saat itu, kesadaran atas kelalaian muncul, tapi..... apa yang bisa diperbuat ??? Betis yang sudah bertaut dengan betis, tubuh yang mulai mendingin kaku, pandangan mata yang mulai nanar, dengkur napas yang sengal-sengal bersahutan dengan isak tangis sanak saudara yang mulai terdengar pelan,,,
( وأنفقوا من ما رزقناكم من قبل أن يأتي أحدكم الموت فيقول رب لولا أخرتني إلى أجل قريب فأصدق وأكن من الصالحين ( 10 )
Allah berfirman : “Dan berinfaklah dari sebagian rizki yang Kami berikan kepadamu, sebelum datang kematian kepada salah seorang darimu, dan dia berkata : “ Wahai Tuhanku ! Andaikan Engkau tangguhkan umurku sesaat saja, niscaya aku akan bersedekah (berzakat dan berhaji) dan aku akan menjadi golongan (hamba-Mu) yang saleh.” (Quran surat Al Munafiqun ayat 10)
Ya Allah berikan kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akherat,, dan lindungilah kami dari api neraka… Amin.








Posting Komentar